SEJARAH, ASPEK DAN DAMPAK  INTERNET DI LINGKUNGAN MANUSIA

A.     SEJARAH INTERNET
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek lembaga ARPA yang mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet

B.      1. ASPEK PSIKOLOGI PENGGUNAAN INTERNET
§   Perbedaan kepribadian pria dan wanita
Kehadiran komputer dan internet telah merubah dunia kerja, dari tekanan pada kerja otot ke kerja otak.. Implikasinya adalah perbedaan perilaku pria dan wanita semakin mengecil. Kini semakin banyak pekerjaan kaum pria yang dijalankan oleh kaum wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya. Selain itu semakin banyak wanita yang menjadi pimpinan perusahaan dan sekaligus menjadi pemilik perusahaan. Di Indonesia selama 54 tahun merdeka belum pernah ada wakil presiden wanita, kini di tahun 1999 Indonesia sudah memilikinya. Peran wanita dalam pengambilan keputusan dalam kehidupan keluarga semakin besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Amerika Serikat 75 persen dari keputusan yang menyangkut kesehatan dalam keluarga diputuskan oleh wanita. Wanita membeli 50 persen dari mobil yang terjual di Amerika. Bahkan Toyota melaporkan bahwa 60 persen pembeli mobil mereka adalah kaum wanita. Sekitar 80 persen dari belanja keperluan konsumen sehari-hari dibelanjakan oleh kaum wanita. Hal yang tidak kalah menariknya adalah semakin banyak wanita yang melakukan pekerjaan yang tadinya pekerjaan yang dominan dilakukan kaum pria. Kalau semula pekerjaan membeli ban baru untuk mobil umumnya dilakukan pria, kini ban mobil yang terjual di USA sekitar 45 persen dibeli oleh kaum wanita. Peralatan sport yang laku di USA 40 persen berasal dari pembeli wanita. Hal lain yang menonjol adalah 75 persen pakaian pria dibeli oleh wanita, dan seperempat dari mobil truk yang laku di USA dibeli oleh wanita (Aburdene & Naisbitt, 1993). Tampaknya wanita semakin dominan perannya dalam kehidupan masa kini. Sayang sekali data perilaku wanita yang rinci seperti itu tidak dimiliki oleh kita di Indonesia.. Namun rasanya kecenderungan seperti itu juga muncul di Indonesia walaupun tidak sepantastis wanita di Amerika Serikat. Diduga kecenderungan perilaku wanita seperti yang dikemukakan di atas akan semakin dominan di milenium baru ini. Selain internet ada permainan komputer yang diduga akan mempersempit perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak permainan elektronik Play Station yang sangat populer di Indonesia. Permainan dalam PS sangat banyak yang menonjolkan kekerasan. Permainan ini sangat digemari oleh anak laki-laki maupun anak perempuan. Kini berbagai permainan tersebut dapat diakses dan dimainkan melalui internet. Kini internet sudah menjadi pusat hiburan. Kita belum memperoleh informasi yang sistimatik tentang perbedaan aspek kognitif dan kepribadian pria dan wanita sebagai akibat penggunaan teknologi komputer seperti yang dikemukakan di atas. Apakah masih ada perbedaan sifat kepribadian seperti yang secara tradisional kita ketahui bahwa wanita lebih menonjol dalam aspek verbal dan emosional, sedangkan pria lebih menonjol dalam aspek non-verbal dan lebih asertif (lihat Conger, 1975). Apakah ketakutan akan sukses semakin menipis pada kaum wanita (lihat Alimatus Sahrah, 1996). Kalau dikaitkan dengan aspek psikologi peran seks ( Bem, 1983.), apakah kini semakin banyak kelompok androgini, ataukah semakin banyak porsi wanita yang berperan seks maskulin? Bila demikian apakah dampaknya bagi hubungan sosial pria dan wanita?
§   Perkembangan kognitif
Berbeda dengan menonton televisi yang para penonton bersifat pasif, internet dan permainan elektronik sangat bersifat interaktif. Diduga internet dan permainan elektronik dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak-anak dan orang dewasa.
§   Perkembangan seksualitas
Selain dapat digunakan untuk berpacaran melalui progam internet relay chatting (IRC), internet dapat pula digunakan untuk mengakses gambar dan filem porno. Walaupun gambar porno dan cerita porno dapat diperoleh dari berbagai sumber, kehadiran internet semakin menyemarakkan perolehan pronografi tersebut.
Banyak pakar yang berpendapat bahwa rangsangan seksual yang diperoleh anak akan mempercepat proses kematangan seksual (lihat Conger, 1975). Sejauh ini belum penulis ketahui apakah ada percepatan dalam kehadiran menstruasi pertama pada anak gadis, dan mimpi basah pertama pada anak laki-laki.Selain itu belum ada pula informasi yang sistimatik tentang dampak internet pada keterlibatan seks di luar nikah di kalangan remaja.
§   Kecemasan teknologi
Menjelang pergantian tahun 2000 banyak sekali manusia yang dilanda kecemasan dan ketakutan menghadapi kutu Y2K (year two kilo). Ketakutan akan listrik mati, pesawat akan tabrakan, uang di bank hilang, senjata nuklir menembakkan peluru tanpa terkendali. Itu adalah beberapa contoh ketakutan di awal millenium ini.
Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir. Smart products yang dikontrol oleh sistim komputer seperti mobil, rumah, kartu dll. Akan menjadi sumber stres yang besar bila terjadi gangguan dalam sisitim komputernya. Fenomena stres seperti ini yang disebut dengan technostress (Hanson, 1989). Stres karena teknologi adalah salah satu sumber stres dalam kehidupan manusia. Tentu saja banyaknya informasi yang masuk melalui e-mail atau internet dapat pula menyebabkan information overload, dan ini menjadi sumber stres yang lain. Berapa besar dampak stres teknologi ini pada kehidupan manusia, sepengetahuan penulis belum pernah ada studi yang mengidentifikasinya.
§   Pola interaksi antar manusia
Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan tilpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet ( warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

2. ASPEK DEMOGRAFIS
o   Gender
Pengaruh gender di internet pada umumnya wanita yang sering bermain dengan internet, misalnya facebook, twitter dan lain-lain. Wanita selalu memposting lebih banyak daripada pria, karena wanita terlalu sensitive pada apa yang sedang terjadi dan sangat emosional. Pada pria lebih cenderung ke forum atau game online. Pria juga senang berjam-jam untuk melakukan hal itu. Internet juga bisa membuat para pria terpengaruh oleh fashion jaman sekarang. Contohnya dari Korea, bisa saja mereka membuat para pria mengenakan fashion itu, tetapi dari sudut pandang wanita fashion itu tidak cocok untuk mereka yang pria jantan, contohnya dari gaya rambut. Jaman sekarang para pria banyak yang mengikuti gaya rambut dari negara luar, padahal gaya rambut itu membuat mereka terlihat seperti wanita. Semakin berkembangnya internet dan globalisasi membuat banyak yang pria seakan-akan menjadi wanita dan wanita seperti pria.
o   Usia
Internet juga membawa pengaruh yang signifikan bagi semua kalangan. Oleh karena itu, tidak hanya orang dewasa saja yang sudah mengenal internet tapi anak-anak juga, bahkan mereka sudah bisa menggunakannya secara langsung.
Pemanfaatan Internet tentu harus di sesuaikan dengan tingkat usia anak. Usia anak SD rata-rata berkisar antara 7-13 tahun. Dan tingkatan itu semua memiliki cara penanganan yang berbeda.
o   Budaya
Munculnya teknologi sebagai tuhan baru bagi para manusia komputeris akan membuat hilangnya budaya primordial yang menganggap kesakralan berada di tangan alam dan manusia itu sendiri. Tidak hanya itu, kondisi ‘autis’ para manusia komputeris ini juga membuat mereka tidak lagi peka terhadap kejadian sosial yang menimpa masyarakat lain.

C.      1. DAMPAK POSITIF INTERNET DI LINGKUNGAN MANUSIA
·      Internet sebagai media komunikasi
Internet merupakan alat komunikasi yang digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pengguna internet yang lain pada aplikasi internet. Contohnya adalah aplikasi chatting seperti twitter, line, facebook, yahoo, BBM.
·      Sebagai media pertukaran data
Internet dapat sebagai media pertukaran data dengan menggunakan email, news group, www dimana para pemakai internet diseluruh dunia bertukar informasi cepat dan murah.
Sebagai media mencari informasi
·   Setiap manusia membutuhkan informasi yang harus diketahui, internet membantu manusia atau pengguna internet untuk memberikan segala informasi yang dibutuhkan. Contohnya, Google dan Youtube sebagai tempat mencari informasi.
·      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan
Internet juga dapat menghasilkan keuntungan atau uang dengan berdagang secara online. Contohnya tokoh bagus, tokopedia, dan masih banyak lagi tempat bertransaksi dan berbisnis di Internet.

2. DAMPAK NEGATIF INTERNET DI LINGKUNGAN MANUSIA
·         Pornografi
Internet memberikan segala macam informasi baik itu positif dan negatif, dimana salah satunya dampak internet adalah pornografi yang tersebar dan dengan kemudahaan akses informasi pornografi yang membuat pengguna internet mensalah gunakan internet yang menyebabkan banyaknya tindakan asusila.
·         Violence and Gore
Violence and Gore adalah kekejaman dan kesadisan yang ditampilkan hanya untuk keuntungan tanpa memikirkan dampak dari penyebaran informasi tersebut.
·         Penipuan
Internetpun tak luput dari penipuan karena keuntungan dari Internet membuat setiap orang berfikir untuk mencari keuntungan yang cepat yaitu dengan menipu. Hal ini dapat diatasi dengan menghubungi atua mengkonfirmasi kepada penyedia informasi tersebut.
·         Carding
Carding merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendeteksi transaksi karena internet sifatnya langsung dan terbuka membuat para penjahat memanfaatkan dengan membajak kartu kredit untuk mencatat kode kartu mereka.
·         Perjudian
Adanya perjudian di internet yang tersebar merata ke penjuru kalangan baik orang dewasa maupun anak.
·         Kencanduan Internet
Internet dapat menyebabkan ketergantungan sampai melupakan waktu untuk melaksanakan kewajibannya. Contohnya adalah kecanduan sosial media atau game online yang banyak menyita waktu.
·         Kerja Instan
Dari banyaknya informasi pembelajaran di internet membuat siswa siswi banyak mengambil informasi dari internet dan tidak lagi membudayakan membaca buku, dimana informasi yang ada diinternet belum tentu benar. Hal ini membuat para siswa siswi menanamkan dalam dirinya untuk kerja instan tanpa proses yakni tidak membaca buku-buku sebagai sumber informasi yang benar dan tidak lagi diragukan kebenaran dari buku karena memiliki beberapa tahapan dalam penerbitan buku tersebut.


SUMBER :



PROPOSISI

1. KONSEP DAN NOTASI DASAR
          Berupa kalimat deklaratif yang bernilai benar (T atau true) atau salah (F atau false), tetapi tidak           keduanya.
          Contohnya:
          -       10 adalah bilangan genap.
          -       10 x 2 = 20.
          -       Hari ini adalah hari Rabu.
          -       x + y = y + x untuk setiap x dan y bilangan riil.

2. PROPOSISI DAN TABEL KEBENARAN
          A. Proposisi
               Proposisi adalah pernyataan bernilai benar(T) atau  bernilai salah(F), tetapi tidak kedua-                      duanya.
               Dalam dunia digital nilai kebenaran(T) biasa diganti dengan 1 dan nilai  kesalah diganti                      dengan 0.
               Contoh proposisi :
               10 adalah bilangan genap.
               Ibu kota jawa barat adalah Surabaya
          B. Tabel Kebenaran
               Konjungsi bernilai benar jika keduanya bernilai benar selain itu nilainya salah.
               Disjungsi bernilai salah jika keduanya bernilai salah selain itu bernilai benar.
               Negasi merupakan kebalikan dari nilai yang di inputkan.
               => Tabel Konjungsi
             
               => Tabel Disjungsi

            
               => Tabel Negasi
             

3. TAUTOLOGI DAN KONTRADIKSI
          a. TAUTOLOGI
             Tautologi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai benar.
             contoh pernyataan tautologi adalah:
             (p ʌ q) => q
             untuk membuktikan pernyataan diatas adalah tautologi, simak tabel kebenaran untuk tautologi
             (p ʌ q) => q berikut;

contoh tabel kebenaran tautologi


          contoh lain pernyataan tautologi adalah:
          a. ((p => q) ʌ (r => q)) => ((p v r) =>q
          b. (p ʌ  ~q) => p

      b. KONTRADIKSI
          Kontradiksi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai salah.
          contoh pernyataan kontradiksi:
                    ʌ (~p ʌ q)
          tabel kebenaran pernyataan kontradiksi  ʌ (~p ʌ q):
Contoh tabel kebenaran kontradiksi

         contoh lain pernyataan kontradiksi adalah:
         a. (p ʌ ~p)

4. EKIVALEN LOGIKA
    EKUIVALEN 
Ekuivalen adalah dua atau lebih pernyataan majemuk  yang memiliki nilai kebenaran yang sama.
Contoh ekuivalen:
~(p v q) ≡ ~p ʌ ~q
tabel kebenaran pernyataan ekuivalen ~(p v q) ≡ ~p ʌ ~q: 
Contoh tabel kebenaran ekuivalen

Hukum-hukum ekuivalen:
a. Hukum Komutatif
    p ʌ q   q ʌ p
    p v q 
≡ q v p
b. Hukum Distributif
    p ʌ (q v r)  (p ʌ q) v (p ʌ r)
    p v (q ʌ r)  (p v qʌ (p v r)
c. Hukum Asosiatif
    (p ʌ q) ʌ r  p ʌ (q ʌ r)
    (p v q) v r   v (q v r)
d. Hukum Identitas
    p ʌ T   p
    p v F   p
e. Hukum Dominasi / Ikatan
                      p v T  T
                p v F  F 
f.  Hukum Negasi
    p v ~  T 
    p ʌ ~ F
g. Hukum Involusi / Negasi Ganda
    ~(~p)   p
h. Hukum Idempoten
    p ʌ p  p
    p v p  p
i.  Hukum De Morgan
    ~( p ʌ q )   ~p v ~q
    ~( p v q )  ~p ʌ ~q
j.  Hukum Absorbsi / Penyerapan
    p v (p ʌ q)   p
    ʌ (p v q)  p
k. Hukum True dan False
    ~  F
    ~ T
l.  Hukum Perubahan Implikasi menjadi Disjungsi atau Konjungsi.
    p =>  ~p v q 

5. ALJABAR PROPOSISI
          Setiap proposisi yang saling ekivalen dapat dipertukarkan atau diganti antara satu dengan yang           lainnya. Di bawah ini disajikan daftar aturan penggantian untuk keperluan deduksi.
          1. Hukum Idempoten (Idem)
              a. pq ek p
              b. pp ek p
          2. Hukum Asosiatif (As)
              a. (pq)r ek p(qr)
              b. (pq)r ek p(qr)
          3. Hukum  Komutatif (Kom)
              a. pq ek qp
              b. pq ek qp
          4. Hukum Distributif (Dist)
              a. p(qr) ek (pq)(pr)
              b. p(qr) ek (pq)(pr)
          5. Hukum Identitas (Id)
              a. pF ek p
              b. pT ek T
              c. pF ek F
              d. pT ek p
          6. Hukum Komplemen (Komp)
              a. p∨∼p ek T
              b. p∧∼p ek F
              c. (p) ek p
              d. T ek F
          7. Hukum Transposisi (Trans)
              pq ek q⇒∼p
          8. Hukum Implikasi (Imp)
              pq ek pq
          9. Hukum Ekivalensi (Eki)
              a. pq ek (pq)(qp)
              b. pq ek (pq)(q∧∼p)
        10. Hukum Eksportasi (Eksp)
              (pq)r ek p(qr)
        11. Hukum De Morgan (DM)
              a. (pq) ek p∧∼q
              b. (pq) ek p∨∼q

6. IMPLIKASI LOGIK
          Implikasi logis adalah sebuah tautologi yang memuat pernyataan implikasi.
          Jika p implikasi logis q tautologi,maka p impilkasi q selalu bernilai benar untuk semua nilai p             dan q yang mungkin.
          P implikasi q digunakan apabila pernyataan p selalu mengimplikasi pernyataan q tanpa                         memperhatikan nilai dari variable-variabel penyusunnya.
          Contoh :
          Buktikan bahwa [ ( p → q ) ˄ p ] → p merupakan implikasi logis
          p q ( p → q ) [ ( p → q ) ˄ p ] [ ( p → q ) ˄ p ] → p
          B B B B B
          B S S S B
          S B B S B
          S S B S B
          ↓
          Tautologi
          Karena { [ ( p → q ) ˄ p ] } → p = B B B B = B untuk berbagai kemungkinan ( p ) dan ( q ),               maka bentuk pernyataan tersebut merupakan implikasi logis

7. FUNGSI PROPOSISI DAN HIMPUNAN KEBENARAN
          Misalkan P(x) merupakan sebuah pernyataan yang mengandung variabel x dan D adalah                     sebuah himpunan (sembarang kumpulan obyek). Kita menyebut P sebuah fungsi proposisi                   (dalam D) jika untuk setiap x di D, P(x) adalah proposisi.
          Contoh :
          Misalkan P(n) adalah pernyataan, n adalah bilangan ganjil dan D adalah himpunan bilangan                 bulat positif. Maka P adalah fungsi proposisi dengan daerah asal pembicaraan D karena untuk             setiap n di D, P(n) adalah proposisi (yakni, untuk setiap n di D, P(n) bisa bernilai benar atau                 salah tetapi tidak keduanya). Jika n=1, dapat diperoleh proposisi. 1 adalah bilangan ganjil                     bernilai benar. Jika n=2, diperoleh proposisi 2 adalah bilangan ganjil bernilai salah.
          Fungsi proposisi “x+2>7” yang didefinisikan pada N, yakni himpunan bilangan asli. Maka {x |           x Î N, x+2>7} = {6,7,8,…}adalah himpunan kebenarannya.

8. PENGUKUR JUMLAH UNIVERSAL
          Penyataan yang mengandung ukuran jumlah mengandung kata semua, setiap, beberapa, ada                 dan sebagian.
          Contoh :
          A.    Semua kucing mengeong
          B.     Tiap-tiap manusoia yang dilahirkan memeiliki seorang ibu
          C.     Setiap langit berbentuk bola
          D.    Setiap bilangan asli lebih besar dari pada nol.

9. NEGASI INGKARAN
          Adalah suatu pernyataan yang nilai kebenarannya berlawanan dengan nilai kebenaran dari                   pernyataan semula, Negasi dari P ditulis ~P atau P̅
          Sifat Negasi : Jika P benar, maka ~P salah dan P salah, maka ~P benar.

      Kesimpulan
  •             Proposisi adalah pernyataan bernilai benar(T) atau  bernilai salah(F), tetapi tidak kedua-             duanya
  •             Tautologi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai benar
  •             Kontradiksi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai salah
  •             Ekuivalen adalah 2 atau lebih pernyataan majemuk yang memiliki nilai kebenaran yang             sama
  •             Implikasi logik adalah tautologi yang memuat implikasi
  •             Negasi ingkaran adalah suatu pernyataan yang nilai kebenarannya berlawanan dengan               nilai kebenaran


Daftar Pustaka
http://hyperpost.blogspot.co.id/2014/10/logika-informatika-tentang-tautologi.html
http://princesza-vietha.blogspot.co.id/2011/10/hukum-hukum-aljabar-proposisi-aturan.html
http://tiaramareta.blogspot.co.id/2011/06/implikasi-logis-dan-ekuivalensi-logis.html
http://listyramdhan.blogspot.co.id/2014_07_01_archive.html
http://hendral2c.blogspot.co.id/2014/05/logika-konsep-dan-notasi-dasar-berupa.html

EKOLOGI dan Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia

EKOLOGI dan Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia

IPTEK serta Perkembangannya 
I. Bagaimana Perkembangan IPTEK dewasa ini
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam  berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang akan  membebaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi  manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan.


II. Mahasiswa dapat menyebutkan tingkatan teknologi berdasarkan penerapannya
Teknologi Tinggi ( Hi – tech ). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : computer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Ciri – ciri teknologi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangannya, biaya perawatan tinggi, ketrampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah.
Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan.           Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsur – unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negeri dan keterampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi.
Teknologi Tepat Guna. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara-negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana.

Pemenuhan Kebutuhan Primer dan Sekunder
I. Bagaimana peran ilmu pengetahuan dalam pemenuhan kebutuhan Primer dan Sekunder berikut contohnya
  • Kebutuhan Primer
Disebut juga kebutuhan alamiah, karena kebutuhan ini berkaitan erat dengan kodrat kita sebagai manusia. Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang mutlak dan harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia. Kebutuhan ini disebut juga kebutuhan pokok. Seandainya kebutuhan primer tidak terpenuhi, maka kelangsungan hidup manusia akan terganggu. Contoh : makan, minum, dll.
  • Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan jenis kebutuhan yang diperlukan setelah semua kebutuhan primer/pokok telah terpenuhi dengan baik. Kebutuhan sekunder bersifat penunjang bagi kebutuhan primer. Contohnya antara lain : Radio, perabotan rumah tangga, tas, alat tulis, dll

II. Perbedaan kebutuhan primer dan sekunder berikut contohnya
a. Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan Sekunder adalah merupakan jenis kebutuhan yang diperlukan setelah semua kebutuhan pokok primer telah semuanya terpenuhi dengan baik. Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan yang selalu ada di samping kebutuhan primer. Dengan kata lain, kebutuhan sekunder sifatnya tidak mendesak dan menunjang kebutuhan primer, pemenuhannya dapat ditangguhkan dan jika tidak terpenuhi tidak akan mengancam kelangsungan hidup manusia. Namun, meskipun begitu, kebutuhan ini sebisa mungkin tetap diusahakan untuk dipenuhi karena bila tidak terpenuhi kegiatan manusia akan terganggu. Contoh Kebutuhan Sekunder: Ada banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk dalam kebutuhan sekunder manusia. Beberapa contoh dari kebutuhan sekunder seperti; hiburan, olahraga, sepeda motor, surat kabar, majalah, kulkas, dan televisi. Semua kebutuhan umumnya sangat diperlukan oleh manusia. Dengan terpenuhinya kebutuhan sekunder, manusia bisa hidup lebih baik.
b. Kebutuhan Primer
Dalam teori tentang kebutuhan, ada satu jenis kebutuhan manusia yang bersifat pokok dan mendesak. Kebutuhan ini disebut dengan kebutuhan primer. Kebutuhan Primer adalah kebutuhan yang tidak dapat ditawar dan wajib dipenuhi. Kebutuhan primer merupakan tuntutan secara alamiah yang harus dipenuhi. Manusia akan berusaha sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan primer. Artinya bila kebutuhan ini tidak terpenuhi manusia akan mengalami kesulitan. Itulah sebabnya mengapa sehingga kebutuhan ini disebut juga dengan kebutuhan dasar manusia. 

Contoh Kebutuhan Primer: kebutuhan makanan dan minuman, kebututuhan pakaian, dan kebutuhan tempat tinggal.
  • Kebutuhan makanan dan minuman
Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan dan minuman. Demikian pula, manusia membutuhkan makanan dan minuman untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Apabila kebutuhan ini tak terpenuhi, kelangsung hidup manusia dapat terancam.
  • Kebutuhan Pakaian
Pakaian mempunyai manfaat yang banyak bagi manusia. Pakaian digunakan untuk menutupi tubuh dari serangan penyakit, menjaga kestabilan suhu tubuh, dan untuk menambah keindahan penampilan.
  • Kebutuhan tempat tinggal
Bagi manusia, tempat tinggal akan membuat manusia terlindungi dari sengatan matahari, hujan, angin, hewan, dan bahaya lainnya. Selain ketiga kebutuhan tersebut, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), maka kebutuhan primer bertambah dengan adanya kebutuhan pendidikan dan kesehatan.

Peranan IPTEK terhadap bidang Sosial dan Budaya
I. Bagaimana peranan IPTEK terhadap kehidupan ekonomi, sosial dan budaya
a. Bidang Ekonomi
Ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka sipa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri memegang peranan penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negaranya yang disebut Multi National Corporation ( MNC ). Kadang – kadang perusahaan perusahaan multinasional ini di negara – negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan.

Dampak positif dari IPTEK dalam bidang Ekonomi :
  • Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Tinggi
  • Terjadinya Industrialisasi
  • Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi, akan meningkatkan baik dari teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. investasi dan reinvestasi berlangsung secara besar-besaran, sehingga produktivitas dunia ekonomi semakin meningkat. Di masa depan, akan segera muncul teknologi bisnisyang memungkinkan konsumen melakukan kontak langsung dengan pabrik. Jadi, kita tidak perlu lagi pergi ke toko untuk membeli barang tersebut.
  • Persaingan dalam dunia kerja, akan menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan tenaga kerja.
  • Mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditri
Dampak negatifnya, antara lain :
  • Terbukanya pasar bebas, memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri yang masuk dan dengan harga yang lebih murah, dapat mengurangi rasa kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.
  • Terjadinya pengangguran bagi individu yang tidak memiliki skill dan kualifikasi sesuai dengan yang dibutuhkan
  • Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan. Misalnya : konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
  • Apabila tidak update dengan IPTEK yang semakin maju, kita akan dipermainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang sangat ahli dibidangnya (misalnya : hacker)
b. Bidang Sosial
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasan.
Dengan berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari angka – angka yang menunjukan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus meningkat sedangkan bekerja di sector pertanian makin menurun.
Nilai social juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga professional yang mempunyai nilai status yang tinggi.
Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri memproduksi barang secara massal juga meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif seperti peniruan atau pemalsusan merek dagang dan sebagainnya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hukum.

Dampak Positif :
  • Meningkatkan rasa percaya diri kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi melecehkan bangsa-bangsa di Asia.
  • Tekanan, kompetisi yang tajam, di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, dan pekerja keras.
  • keefektifan biaya dan waktu. Misalnya saat mengajar, kini telah ada teknologi pembelajaran secara online, jadi guru atau dosen tidak perlu repot untuk datang ke sekolah atau kampus, cukup menerangkan pelajaran lewat media internet kepada anak muridnya.
  • Masyarakat tidak perlu lagi membeli koran untuk mengetahui informasi mengenai berita, cukup dengan membuka internet, kita sudah dapat membaca berita melalui media online, dan tidak mengeluarkan biaya.
Dampak Negatif :
  • Kenakalan dan tindak penyimpangan dikalangan remaja dengan mengakses situs porno, dan oknum-oknum yang menggunakan media facebook, twitter, dll sebagai media porstitusi yang sudah jelas dapat merusak moral para generasi muda.
  • Melemahkan rasa gotong-royong dan saling tolong-menolong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
  • Manusia menjadi malas. Karena telah dimanjakan oleh teknologi, sehingga kita tidak perlu repot bertemu dengan seseorang. Dengan teknologi, kita tetap dapat bertatap muka meskipun tidak bertemu dengan orang tersebut.
  • Masyarakat memang banyak yang mengeluh mengenai dampak negatif dari kemajuan teknologi. Namun kegiatannya tetap dilakukan karena memikirkan lebih banyak untung daripada ruginya. 
c. Bidang Budaya
Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, dll) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan.
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu idea tau gagasan, tingkah laku atau tindakan dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas.
Seperti telah diuraikan di atas, teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat.
Jadi, bagaimana IPTEK mempengaruhi masyarakat dalam kebudayaan, itu semua tergantung pada diri masyarakatnya sendiri. Masyarakat harus selektif dan dapat bersifat kritis terhadap perkembangan IPTEK yang semakin pesat. Hendaknya kita menggunakan teknologi tersebut seperlu dan sepentingnya kita saja, jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik itu waktu, kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakat sekitar, dll

Dampak Positif :
  • Semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, baik dari segi ekonomi, politik, pendidikan, dan lain sebagainya.
  • Kemampuan individu dalam mencari dan mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan dengan cepat dan akurat melalui media berbasis teknologi.

Dampak Negatif :
  • Penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Hal tersebut dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang bobrok dan tak berkualitas sedikitpun.


Kesimpulan
Seiring dengan banyaknya kebutuhan makhluk hidup, ilmu pengetahuan dan teknologipun semakin berkembang. berkembangnya iptek ini tentunya memiliki dampak positif dan negatif terhadap kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya. 


Daftar Pustaka